Saturday, June 18, 2022

Perbedaan Akuntasi Kas

 

Perbedaan  Akuntasi Kas

Akuntansi Kas

Kas adalah mata uang kertas serta logamyaitu  baik dalam valuta rupiah ataupu valuta asing yang masih berlaku sebagi alat pembayaran yang sah da absah. Penyetoran dan penarikan oleh nasabah, Penyetoran kepada Bank Indonesia atau penarikan dari rekening bank yang bersangkutan di Bank Indonesia,Perubahan posisi saldo kas di bank dapat disebabkan oleh beberapa hal berikut: Penggunaan untuk transaksi internal bank seperti untuk dana kas kecil, pembayaran biaya-biaya operasional, biaya gaji dan sebagainya.

Transaksi internal Bank Syariah dapat dibedakan dua yaitu:


Transaksi tanpa menggunakan kas kecil, bank biasanya melakukan dari rekening yaitu  Transaksi dengan menggunakan kas kecil biasanya dilakukan dalam transaksi yang merupaka  nilai rupiahnya relatif kecil antara lain dalam pembayaran konsumsi, biaya transpor, biaya langganan koran atau majalah dan biaya listrik atau air atau keperluan rumah tangga lainnya

 

Akuntansi kas kecil pada bank dapat menggunakan :
Sistem dana tetap Transaksi dana kas kecil dengan sistem dana tetap meliputi pembentukan dana kas kecil, pemakaian dana kas kecil dan pengisian dana kas kecil. Sistem dana berfluktuatif Transaksi dan fluktuatif pada saat pengisian kas kecil, bank akan mendebit kas kecil dan mengkredit rekening kas

 

a. Transaksi setoran kas di cabang sendiri
Akuntansi Kas untuk Penyetoran dan Penarikan oleh Nasabah melalui Teller a. Transaksi setoran kas di cabang sendiri Misalkan pada tanggal 2 Agustus 20X9 Ibu Yanti nasabah Bank Syariah Mandiri cabang Pekanbaru, melakukan setoran tunai di kantor cabang Pekanbaru ke rekeningnya sebesar Rp Jurnal di kantor cabang tempat transaksi (cabang Pekanbaru)

 

b. Transaksi penarikan kas di cabang sendiri
Akuntansi Kas untuk Penyetoran dan Penarikan oleh Nasabah melalui Teller b. Transaksi penarikan kas di cabang sendiri Misalkan pada tanggal 4 Agustus 20X9 Ibu Yanti nasabah Bank Syariah Mandiri cabang Pekanbaru, melakukan penarikan tunai uangnya di kantor cabang Pekanbaru sebesar Rp Jurnal di kantor cabang tempat transaksi penarikan (cabang Pekanbaru)

 

c. Transaksi setoran kas di cabang lain
Akuntansi Kas untuk Penyetoran dan Penarikan oleh Nasabah melalui Teller c. Transaksi setoran kas di cabang lain Misalkan pada tanggal 7 Agustus 20X9 Ibu Yanti melakukan setoran tunai di kantor BSM cabang Pekanbaru ke rekening BSM atas nama Syaza di Yogyakarta sebesar Rp Maka jurnalnya adalah sebagai berikut Jurnal di kantor cabang tempat transaksi penyetoran (cabang Pekanbaru)

d. Transaksi penarikan kas di cabang lain
Akuntansi Kas untuk Penyetoran dan Penarikan oleh Nasabah melalui Teller d. Transaksi penarikan kas di cabang lain Misalkan pada tanggal 10 Agustus 20X9 Ibu Yanti nasabah Bank Syariah Mandiri cabang Pekanbaru, melakukan penarikan di Bank syariah Mandiri cabang Padang sebesar Rp Maka jurnalnya adalah sebagai berikut: Jurnal di kantor cabang tempat transaksi penarikan (Cabang Padang)

akuntansi Kas melalui Automatic Teller Machine (ATM)
a. Pengisian kas ATM Misalkan pada tanggal 12 Agustus 20X9 BSM cabang Jakarta melakukan pengisian ATMnya sebesar Rp Maka jurnalnya adalah sebagai berikut: Jurnal di kantor cabang tempat transaksi penarikan (Cabang Padang)

Akuntansi Kas melalui Automatic Teller Machine (ATM)
b. Penarikan kas oleh nasabah cabang pemilik ATM Misalkan pada tanggal 15 Agustus 20X9, Bapak Edi nasabah BSM cabang Jakarta menarik dananya melalui ATM BSM cabang Jakarta sebesar Rp Maka jurnalnya adalah sebagai berikut: Jurnal di kantor cabang tempat

c. Penarikan kas bukan oleh nasabah cabang pemilik ATM
Akuntansi Kas melalui Automatic Teller Machine (ATM) c. Penarikan kas bukan oleh nasabah cabang pemilik ATM Misalkan pada tanggal 15 Agustus 20X9, Ibu Desmiati nasabah BSM cabang Padang menarik dananya melalui ATM BSM cabang Jakarta sebesar Rp Maka jurnalnya adalah sebagai berikut: Jurnal di kantor cabang tempat transaksi penarikan ATM (cabang Jakarta)

Akuntansi Penempatan pada Bank Indonesia dan Kliring
Penempatan pada Bank Indonesia dilakukan dalam bentuk Giro dan Sertifikat Wadiah Bank Indonesia. Transaksi Penempatan Pada Bank Indonesia Tanggal 1 Agustus 20XA Bank Murni Syariah cabang Padang mengambil dana di Bank Indonesia sebesar Rp 1 milyar. Tanggal 10 Agustus 20XA Bank Murni Syariah cabang Padang menyetor tunai untuk giro di Bank Indonesia sebesar Rp 400 juta.

No comments:

Post a Comment